FIRST DRIVE: Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar 4×4 A/T Spek Indonesia

OtoDriver.com diundang PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors untuk mencoba Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru yang akan mereka luncurkan, All New Pajero Sport. Ini adalah kali pertama jurnalis diizinkan bertemu langsung dengan unit spek Indonesia ini.

Varian yang kami coba adalah All New Pajero Sport tipe Dakar 4×2 A/T. Ini merupakan tipe tertinggi untuk penggerak 4×2. Di atasnya ada Dakar 4×4 yang berharga lebih mahal, namun secara fitur mestinya tak jauh berbeda.

Mitsubishi melakukan ubahan besar-besaran pada SUV diesel yang dirakit di negeri gajah putih ini. Laburan rona krom mayoritas mengisi bagian depan. Alhasil tampilan pada generasi terbaru ini terlihat aerodinamis, mewah dan futuristik.

Lihatlah lampu depan dan belakangnya yang begitu sipit dan cantik. Lampu depan sudah menggunakan lampu LED serta DRL, begitu juga dengan belakangnya yang sudah LED. Terlihat cantik baik siang maupun malam.

Nuansa krom di gril juga makin menambah kesan modern, dipercantik lagi dari samping oleh pemakaian ban 18 inci sebagai standar. Ban ini kembangannya terlihat cukup siap menghadapi medan off-road dan berukuran lebar 265 mm dengan profil 60.

 

 

Tak hanya di bagian luar, sisi interior All New Pajero Sport pun berubah total. Dasbor baru memiliki model berbeda. Bagian atas yang datar dengan konsentrasi panel cluster di bagian tengah.

Khusus di varian Dakar 4×2 A/T, wood panel melengkapi jok tiga baris yang dibungkus kulit berwarna hitam sebagai sebuah citra kemewahan. Sayang material pada dasbor dan door-trim mayoritas menggunakan bahan plastik keras. Jika mengaplikasikan bahan softpad tentu akan melengkapi kemewahannya.

Pengaturan elektrik pada jok, hanya terdapat di bagian pengemudi, tidak di kedua kursi depan. Demikian dengan fitur auto-power window yang hanya sebagai fasilitas sopir saja.

Seluruh tombol pengaturan yang terletak di bagian tengah, mudah dijangkau dan dioperasikan. Pada varian yang  menjadi kelas tertinggi ini, telah menggunakan A/C Dual Climate Control. Penumpang belakang pun diberikan blower tambahan yang dapat diatur sendiri embusannya melalui tombol di plafon.

 

 

Tuas transmisi otomatik 8-percepatan pun mudah dijangkau di tiap posisi gigi. Paddle shift yang memudahkan pengemudi saat ingin berpindah gigi di mode tiptronic tersedia di balik lingkar kemudi. Seperti pada varian Dakar sebelumnya, sunroof elektrik juga tersedia di varian ini.

Berbeda dengan Pajero Sport generasi sebelumnya, generasi terbaru ini telah menggunakan electronic parking brake. Sayang fitur auto hold tidak terdapat di dalamnya. Tapi setidaknya jadi memberi kesan modern serta cukup mudah dan enteng pengoperasiannya.

 

 

Sumber tenaga penggerak, khusus di varian Dakar mengusung mesin 4N15 berkapasitas 2.442 cc. mesin diesel DOHC MIVEC 16v ini dilengkapi dengan Variable Geometric Turbocharger tersebut mampu mengeluarkan tenaga sebesar 181 dk dengan torsi 430 Nm.

Mesin generasi terbaru ini lebih bertenaga dibanding kompetitor terdekatnya, Toyota All New Fortuner, yang hanya menghasilkan tenaga 149 dk dengan torsi sebesar 360 Nm.

Area test drive yang terbilang pendek pun cukup untuk merasakan tenaga mesin putaran bawah. Embusan turbocharger mulai terasa saat putaran mesin beranjak naik di 1.800 rpm

.

 

Performa suspensi pun terasa berbeda dengan generasi sebelumnya. Ayunan yang lebih lembut sungguh terasa pada generasi terbaru ini. Untuk penggunaan di permukaan jalan yang tidak rata, kami rasa mampu meredam seluruh guncangan dengan baik. Sayang keterbatasan lahan, membuat pengujian suspensi di kecepatan tinggi belum terealisasikan.

Bobot setir terasa pas, tidak terlalu enteng maupun berat. Tidak ada banyak tempat untuk menguras habis kemampuannya. Tapi ia terasa sangat bertenaga di bawah dan dengan mudah melakukan burnout. Lantas yang juga terasa berbeda, getaran mesin kini jauh lebih halus dibanding generasi sebelumnya.

 

 

Konsep duduk penumpang di mobil ini menggunakan sistem teatrikal di mana makin ke belakang makin tinggi. Akomodasi kabin di bagian depan cukup terasa lega bagi yang memiliki postur tinggi 170-an cm. Di bagian bangku penumpang tengah, masih menyisakan ruang kaki dan ruang kepala ekstra bagi mayoritas postur orang Indonesia tersebut. Namun di baris paling belakang, sebaiknya hanya digunakan untuk membawa anak kecil atau setidaknya yang memiliki tinggi maksimal 160cm.

Jika dipaksakan, kaki pun hanya akan mendapat ruang terbatas yang tentu membuat pegal sepanjang perjalanan. Sebetulnya hingga 170-an cm masih bisa muat tanpa masalah di jok paling belakang, tapi tak akan nyaman untuk perjalanan jauh.

Generasi terbaru ini juga akan membanggakan pemiliknya karena mampu tampil layaknya premium SUV. Yang jelas, mesinnya yang sangat bertenaga akan menjadi kunci mobil ini memenangi persaingan di pasar yang dijejali kompetitor hebat seperti Ford Everest dan Toyota Fortuner.

 

 

Jadi bagaimana menurut Anda All New Pajero Sport ini? Semoga berita ini bisa membantu Anda yang hendak meminang mobil ini. Silakan share berita ini melalui pilihan media sosial di bawah, untuk membantu kerabat Anda mengetahui lebih detail mengenai spek versi Indonesia dari SUV ini.