Mitsubishi Xpander sukses membuat heboh GIIAS 2017. Tatkala pabrikan lain hanya meluncurkan mobil mewah atau merilis varian terbatas, Mitsubishi Indonesia justru merilis spesies Low MPV. Kali ini kami ajak Anda menelisik varian termurah Xpander, GLX dengan harga Rp 189 jutaan.

Rem Canggih
Rem dengan ABS adalah standar di semua lini Xpander

Fitur ini perlu kami garis bawahi. Sebab peranti antirem mengunci (ABS) sudah tersedia sejak varian termurah. Dengan rem canggih ini, Anda tak perlu ragu memijak pedal rem sedalam-dalamnya saat melakukan pengereman ekstrem dan takut kehilangan kendali. Sistem bisa membaca kebutuhan roda dan memungkinkan mobil mengurangi laju dengan aman. Bukan cuma itu, EBD yang bertugas mendistribusikan daya rem ke setiap roda yang tepat, juga sudah disematkan.

Soket 12V Dua Buah
Varian GLX punya dua soket 12 Volt

Meski tak tersedia hingga baris ketiga seperti Mitsubishi Xpander Ultimate dan Sport, namun soket power outlet 12V sudah disediakan untuk baris pertama dan kedua. Jadi tak perlu khawatir para penumpang berebut soket untuk mengisi daya perangkat elektroniknya.

Stir Tilt dan Teleskopik
Seperti varian Ultimate ini, Xpander GLX dan GLS juga sudah dibekali telescopic steering.

Bahkan pabrikan lain belum tentu memberikan lingkar kemudi dengan penyetelan tinggi rendah (tilt steering). Namun Mitsubishi menyajikannya lengkap dengan fitur teleskopik. Pengemudi bisa mengatur jarak setir dengan dirinya agar sesuai kondisi tubuh.

Lampu LED

 Lampu hemat daya berbasis dioda, LED, sudah tersedia untuk tipe GLS. Selain menjaga umur peranti dan baterai (aki), lampu ini menunjang estetika kendaraan. Varian terendah mengadopsi lampu ini untuk pencahayaan belakang serta lampu kap depan yang unik.

Hanya Transmisi Manual

Untuk diketahui, varian terbawah, Mitsubishi Xpander GLX dan GLS hanya tersedia dalam transmisi manual. Girboks 5-percepatan dengan pedal kopling ini menjadi padanan untuk mesin berkapasitas 1.5 liter bertenaga 104 dk.

Kunci Immobilizer

Anak kuncinya bukanlah remote canggih berbasis Smart Key yang disebut MMKSI Keyless Operating System (KOS), namun jangan takut keamanan kendaraan menurun. Sistem pembacaan kecocokan kunci dan kendaraan (Immobilizer menjadi standar. Semua varian, termasuk GLS sudah dilengkapi. Sehingga meskipun maling berhasil menduplikasi kunci atau menjebol rumah kunci, tanpa kunci asli yang terdeteksi oleh sistem, mobil tak mungkin menyala.

Ground Clearance 200 mm

Dengan ground clearance 205 mm, Mitsubishi Xpander Exceed hingga Ultimate memiliki kesenjangan bodi dan tanah yang unggul di antara semua Low MPV. Namun untuk varian GLS dan GLX, jaraknya hanya 200 mm. Ini lantaran roda yang digunakan hanya 15 inci dengan profil ban 185/65.

Tanpa Headunit

Profil ini yang perlu Anda perhatikan. Apalagi jika Anda berharap memboyong Xpander langsung dengan sistem hiburan lengkap. Khusus untuk Xpander GLS, tak ada headunit jenis apapun yang terpasang. Anda hanya disediakan dua buah speaker yang siap dipadankan dengan headunit aftermarket atau membelinya di diler.

Terkesan minimalis, namun bagi pembeli fleet untuk kebutuhan armada taksi, hal ini menjadi nilai plus. Soalnya, mereka tak perlu membuang atau kesulitan menjual headunit yang terlanjur terpasang. Apalagi jika Anda memang sudah berniat mengupgrade peranti entertainment, maka Xpander GLX tanpa headunit dan jumlah speaker yang sedikit adalah keputusan yang bijak untuk memilih varian ini.

Velg Kaleng

Ya, velg baja atau kaleng menjadi kaki-kaki penyalur traksi kendaraan. Tak seperti varian lain yang mengadopsi velg alloy, GLS tampil minimalis dengan model velg kaleng.

AC Single Blower

Sangat lumrah jika varian termurah mendapat penyesuaian di sektor pendinginan kabin (AC). Fitur double blower untuk Xpander GLS dipangkas untuk mereduksi harga jual. Jika Anda berniat membawa banyak anggota keluarga ataupun anak kecil yang cukup rewel dengan suhu, maka GLX bukan pilihan tepat.

Baca Juga: Cicilan Xpander mulai Rp 2 jutaan